Siang ini. Siang yang panjang.
Siang yang harus kulewati dengan rasa rindu yang teramat.
Dan sialnya rindu ini tidak bisa kuobati dengan obat yang paling mahal sekalipun.
Sampai sekarang rindu ini tetap menikam hatiku.
Setiap hari. Setiap detik.
Dan lucunya kau tidak bertanggung jawab atas kerinduan ini.
Hai? bahkan untuk memanggilmu saja aku tidak ada nyali.
Nyaliku terlalu ciut untuk melawan harga diriku.
Harga diriku di depan dia.
Dia yang kau pilih sebagai pendampingmu.
Jika memang waktuku sudah habis denganmu,
Lalu kenapa rasa ini tak ikut dengan habisnya waktuku bersamamu?
Dan kenapa pula aku masih ikut terbawa dalam anganmu?
Anganmu yang sampai saat ini mustahil untuk kau buktikan.
Entah sudah berapa banyak air mata yang sudah dijatuhkan
Entah harus setebal apa kupingku untuk menepis semua kenyataan yang mereka gumamkan.
Berapa malam lagi yang harus kubayar untuk melunaskan rindu juga perasaan ini?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar